Seru-seruan SPENDA (Part 2)

Assalamualaikum…

Hai! Jumpa lagi, ya. mau ngapain ke sini? Oh iya, kalian kan kepo sama kelanjutan ceritaku. Ya udah, mari-mari dibaca. Pokoknya hari kedua ini, kita gak kotor-kotoran (Alhamdulillah).

12/04/14 : Lomba Paduan Suara

Nah lho! PadSur itu sing the song, kan? #hm. Sama, yang ikutan nih lombanya juga hanya “orang-orang terpilih” sekitar 15 orang. Tapi, berhubung di kelas cuman ada 26 orang, jadi mungkin ada yang double. Yang udah ikut mulung bisa ikut nyanyi juga. Awalnya, susah nyari orang yang mau ikut nih lomba. Semuanya pada gak PD, apalagi aku. Alhasil, kita serahkan tugas pilih-memilih ini kepada orang ke-27, Bu Rica, Wali kelas kami.

“Aduh. Gimana, ya?” Tanya Bu Rica. Kami hanya bisa hening plus heran. “Masalahnya…” makin penasaran. “… suara kalian tuh, pada cempreng semua!” Spontan, sekelas membenarkan dengan cara bersorak sorai dengan hebohnya. Ya, maklumlah, inilah kami apa adanya. Sekelompok manusia yang dengan segala wujudnya selalu bahagia #apaancoba.

And then, terpilihlah 15 kandidat itu dengan berbagai macam suara yang khas. Beruntungnya atau malah sialnya, aku kepilih juga .__.”. Ah, ora opo toh. Prinsip kami, apapun amanah yang kami emban, harus dilaksanakan dengan bertanggung jawab *prokprokprok.

“Woy! Kelas kita ini, biarpun suaranya gak merdu, tapi harus kompak dan heboh, ya! Pokoknya, harus jadi kelas paling HEBOH!” ujar dirigen berapi-api.

Pas lomba, kita harus nyanyiin satu buah lagu wajib, dan satu sayur*eh lagu daerah pilihan. Lagu wajibnya Mars SPENDA, dan lagu daerahnya kita pilih lagu Tanjung Kelayang. Tebak, apa properti yang kita pake pas lomba? Tepat sekali! Kacu, pemirsah…

Lagi, kali ini kacu-nya dipasang di atas kepala dengan cara diikat *yaiyadong masa dipakuin*. Kita tampil dengan penampilan paling absurd. Orang ngikat kepalanya pada pake pita, kalau kita BERANIBEDA, makanya pake kacu. Orang nyanyinya pelan bermelodi… kalau kita teriak-teriak dengan ciri khas vocal masing-masing. Kalau orang koreografi-nya seperlunya aja, kalau kita over banget. Pokoknya bener-bener grup paling menghibur dah.


Baru aja lagunya mulai, guru-guru udah pada ketawa. Awalnya aku bingung sendiri. Tapi, enjoy aja sih, aku focus sama lagu dan gerakkan. Rupanya, ada temen yang salah arah gerak, jadi nabrak. Untung aku di depan, jadi gak liat. Bisa-bisa gagal gara-gara aku ketawa ngakak.

Nih, para jurinya… Yang duduk di kursi, ya. bukan yang pada nongol di jendela ‘—‘)”


Lucunya, pas kita nyanyi, ada penonton yang nutup telinganya pake tangan. Apakah segitunya kita teriak-teriak se-aula? Akhirnya, penampilan kita pun sukses dengan tepuk tangan yang meriah. Masih, guru-guru masih pada ketawa. Abisnya kita kocak, sih.

“Kelas 8A ini MENARI, bukan menyanyi” komentar salah satu juri. Ohohoho… Have fun, ajeh!

Ketika semua peserta udah pada tampil, giliran kakak kelas nih, yang mau nge-gokil mau apalagi kalau bukan… Joged /? Aku sih langsung keluar aula. Gak! Gak kuat! Gak Tahan! *lambaikan tangan pada kamera*



Kayaknya gak cuma kakak kelas aja, sih. Temen-temenku juga banyak yang ikut serta bersuka ria. Mungkin udah dulu ya, Guys, sampai sini. Nanti baca juga lanjutannya, yaw!

Wassalam..

Komentar

Postingan Populer