Seru-seruan SPENDA (Part 1)
Assalamualaikum…
Hai! Kali
ini aku mau ceritain tentang kegiatan yang diadakan oleh sekolahku, dalam
rangka HUT SMP Negeri 2 Tanjungpandan yang ke 35 tanggal 1 April kemarin. Iya,
sih, hari ultahnya tanggal 1 April. Tapi, event-eventnya diadakan beberapa hari
setelahnya. Pokoknya, ada banyak lomba deh. Yang pasti, seru bin gokil, haha. Berhubung
buanyaaak yang harus kuceritain, jadi post-nya pake part-part, ya. biar gak
capek bacanya (?) Nah, lomba apa aja ya,
yang diadain? Cekidot!
11/04/14 : Mulung Sampah Massal
di Pantai
Okey. Kedengerannya emang aneh.
Mulung. MULUNG. M U L U N G. (Ya, maaf agak lebay) Secara gitu lho, yang
namanya mulung itu identik dengan si pelakunya. Alias si Pemulung. Atau
tepatnya, kami yang ikut secara terpaksa *eh, suka rela, ding* mendapatkan
predikat sebagai “Sang Pemulung”. Yup! Kayaknya elite banget tuh predikat -_-“)
Menurutku
ya, kayaknya yang lebih pantes ngikut lomba ini, emang kelas tujuh deh.
Seragamnya orange-orange sih. Kayak Petugas Kebersihan, haha XD Peace, ya,
adek-adekku yang manis ‘—‘)v Cup-cup! Jangan nangis, maklumilah kakak kelasmu
ini, ya. terlalu to the point. Hihihi… anggap fun-fun ajah!
Kenapa
harus mulung? Hm… Lomba ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran diri akan
lingkungan. Plus-plusnya sih, sekalian untuk mengurangi sampah di Pantai
Tanjung Pendam. Eiitss…. Massal sih, tapi gak satu sekolah juga kale, yang
pergi ke Pantainya. Hanya ‘orang-orang terpilih’ saja yang pergi #eaaa. Cuma 15
orang perwakilan dari masing-masing kelas. Yaiyalah, masa semua pergi? Kelas
satu aja ada enam kelas. Kelas dua juga. Bayangin aja, gimana ngangkutnya dong?
Alhamdulillah, aku yang
sangat-sangat-sangat banget pengen ikutan, akhirnya kepilih juga.
Pulang
perginya seru! Kami diangkut bagaikan bahan bangunan~ Pake apalagi kalau bukan…
Taraaa~
Truk!
Keren kan, gawukil gitu lho, mbak :D Siap tempuuur!! Huh, saking semangat
’45-nya, nih, ya. Kita dari 8A, punya ciri khas sendiri… Kacu. Seterah /? Mau
diiket dimana. Di tangan, kepala, kaki, badan, hidung, mata /? Yang penting
harus dipake. Awalnya, aku pake di tangan kayak man-teman yg lain. Tapi, karena
pengen limited edition, akhirnya, aku ngikutin segelintir orang aja. Kacunya
diiket di kepala. Jadi makin gila deh mungut sampahnya.
Pas
sampai di sana, kita-kita langsung menghambur ke mana saja sampah berada.
Berbekal karung bekas, kami berpencar mencari sumber penghasilan /? Ternyata oh
ternyata, sampahnya memang banyak buanget, pemirsa. So, kita harus jungkir
balik tunggang langgang tuk mengumpulkannya #MaafLebay.
Huufftt…
Waktu habis. Semua sampah yang dikumpulkan harus disetor ke bank sampah. Capek?
So pasti. And then, pas sampah-sampahnya lagi ditimbang, kita disuruh
foto-foto. Posenya sih harusnya loncat, tapi gak tahu kenapa, malah jadi cacat
/? Ah, lupa! Aku di belakang, jadi gak kelihatan TT.TT
Yaaa…
Itulah, keceriaan kami waktu syuting (?) “Para Pencari Sampah” dan “Sang
Pemulung”. Sayangnya, biarpun kalian nunggu filmnya sampe lumutan gak bakalan
muncul kalau yang mainnya kita #salahfocus. Bagaimana nasib para makhluk yang
tertinggal di sekolah? Yah, mereka semua DIPASTIKAN nggak belajar. Kecuali ada
guru yang rajinnya SUPER banget, sehingga yang harusnya mereka tuh
menemukan kebahagiaan, malah harus dikasihani, karena kebebasannya gak terbeli
.__. !
Hmmmppp…
dag dig dug itu, waktu sampah yang kita kumpulin ditimbang. Tapi aku lupa,
berapa kilo -___-. Kirain, dengan penuh harap-harap cemas, pengumuman lombanya
bakal disebutin disitu. Eh, harus nunggu beberapa hari lagi .-----.
Yap…
Sekian dulu, makasih udah mau capek-capek mampir ke entri ini, yaw! Jangan lupa
baca lanjutannya…
Wassalam…






Komentar
Posting Komentar
Mari tinggalkan jejakmu bila berkenan :)